Attention Fragmentation dan Kebutuhan untuk Kembali Utuh
Di tengah hari yang dipenuhi agenda, notifikasi, dan tuntutan untuk terus bergerak, sering kali tubuh dan pikiran tidak benar-benar mendapat jeda. Kita mungkin berhenti bekerja sejenak, tetapi pikiran masih berjalan ke mana-mana. Di sinilah ritual sederhana seperti menyeduh artisan tea dapat menjadi cara untuk berhenti sejenak secara lebih sadar.
Netisane menghadirkan artisan tea berbasis cascara, yaitu kulit buah kopi yang dikeringkan dan diolah dengan pendekatan artisan. Berbeda dengan kopi maupun teh pada umumnya, cascara memiliki karakter rasa yang ringan dan fruity, serta kandungan antioksidan alami. Dengan kadar kafein yang lebih rendah dibanding kopi, cascara menawarkan pengalaman minum yang lebih seimbang untuk dinikmati di tengah hari tanpa memberikan efek overstimulasi.
Secara ilmiah, cascara diketahui mengandung senyawa polifenol dan flavonoid yang berperan sebagai antioksidan. Senyawa ini membantu tubuh menghadapi stres oksidatif yang meningkat akibat gaya hidup modern, seperti paparan layar, polusi, dan tekanan mental. Inilah salah satu alasan mengapa minuman berbasis cascara semakin dilirik sebagai bagian dari gaya hidup yang lebih mindful.
Namun, manfaatnya tidak hanya datang dari kandungan alaminya. Proses menyeduh itu sendiri memiliki peran penting. Aktivitas sederhana seperti memanaskan air, menuang, dan menunggu seduhan siap menciptakan jeda alami dari ritme yang serba cepat. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa aroma dari minuman hangat berbasis tanaman dapat membantu menurunkan respons stres dan memberi efek menenangkan pada sistem saraf.
Cascara juga mengandung senyawa yang berkontribusi pada rasa fokus yang lebih stabil. Hal ini menjadikan artisan tea berbasis cascara cocok dinikmati saat tubuh membutuhkan keseimbangan antara tetap sadar dan tetap tenang, terutama di tengah hari yang padat.
Bagi Netisane, menyeduh artisan tea bukan sekadar aktivitas minum, tetapi sebuah ritual kecil untuk kembali hadir pada momen saat ini. Di sela kesibukan, secangkir seduhan cascara bisa menjadi pengingat bahwa berhenti sejenak bukan berarti tertinggal, melainkan memberi ruang agar kita bisa melanjutkan hari dengan lebih jernih dan seimbang.
References
Mangiwa, S., Patiung, O., Abulais, D. M., & Nisa, Q. A. (2023). Analisis Mutu Fisik dan Kimia serta Uji Aktivitas Antioksidan Teh Cascara dari Kulit Kopi Arabika (Coffea arabica L.) Asal Papua. Jurnal Biologi Papua, 15 No. 1. https://doi.org/10.31957/jbp.2371
Nobre, A. C., Rao, A., & Owen, G. N. (2008). L-theanine, a natural constituent in tea, and its effect on mental state. Asia Pacific journal of clinical nutrition.
Wibisono, Y., Handayani, A. M., Adhamatika, A., Ardhiarisca, O., Novita Sari, E. K., & Haqqi, M. I. (2024). Mutu Kimia Teh Kulit Kopi Kering (Cascara) dan Aktivitas Antioksidan Berdasarkan Proses Pengeringan yang Berbeda. Oryza: Jurnal Pendidikan Biologi, Vol. 13 No. 1. https://doi.org/10.33627/oz.v13i1.1666
Williams, J. L., Everett, J. M., D'Cunha, N. M., Sergi, D., Georgousopoulou, E. N., Keegan, R. J., McKune, A. J., Mellor, D. D., Anstice, N., & Naumovski, N. (2020). The Effects of Green Tea Amino Acid L-Theanine Consumption on the Ability to Manage Stress and Anxiety Levels: a Systematic Review. Plant Foods Hum Nutr, 75(1). https://doi.org/10.1007/s11130-019-00771-5